PEKANBARU – Mahasiswa KKN Universitas Abdurrab kelompok 3, telah sukses memperkenalkan penyuluhan berupa tanaman obat keluarga (TOGA) dalam program KKN mereka di Posyandu RW 07, kel, kampung Tengah kec, Sukajadi (11/08/2023). dan dihadiri oleh ibu-ibu kader, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa ibu PPK, dan masyarakat setempat dengan antusiasme.
PEKANBARU – Mahasiswa KKN Universitas Abdurrab Kelompok 3, telah sukses memperkenalkan penyuluhan berupa tanaman obat keluarga (TOGA) dalam program KKN mereka di Posyandu RW 07, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi pada hari Jum’at (11/08/2023), dimana penyuluhan tersebut dihadiri oleh ibu-ibu kader, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, ibu-ibu PKK, dan masyarakat setempat dengan antusias.
Tanaman obat yang memiliki nilai tinggi dalam kesehatan yang luar biasa menjadi fokus utama dalam program ini. Program ini diinisasi oleh sekelompok mahasiswa KKN yang ingin mempromosikan penggunaan bahan alam dalam menjaga kesehatan. Mereka telah berkerja sama dengan ibu-ibu PKK untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang tumbuh subur di daerah Kelurahan Kampung Tengah. Tanaman-tanaman ini berupa kunyit, jahe, kencur, kumis kucing, kelor, dan sereh yang memiliki potensi besar dalam bidang kesehatan dan bumbu dapur.
Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi tentang manfaat tanaman obat keluarga ini dan cara pengolahannya. Mengolah tanaman TOGA menjadi produk-produk yang lebih bernilai, seperti jamu herbal yang diberikan ke ibu-ibu untuk dicoba, yang begitu banyak manfaat untuk kesehatan. Ini adalah langkah positif menuju promosi gaya hidup sehat. Mereka berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar mereka untuk meningkatkan kesehatan.
‘Saya sangat bersyukur atas inisiatif mahasiswa ini. Kunyit, jahe merah, dan kencur sudah lama dikenal sebagai bumbu dapur dan dapat diolah sebagai obat tradisional yang bagus. Program ini sangat membantu saya dan tetangga-tetangga saya dalam menjaga kesehatan.” ujar ibu Susi, selaku anggota PKK yang ikut hadir dalam kegiatan penyuluhan tersebut.
Salah satu mahasiswa anggota Kelompok 3 KKN Universitas Abdurrab, Rafa, menyatakan, “Kami merasa bahwa memberikan jamu ini kepada masyarakat adalah cara kecil bagi kami untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan. Kami berencana untuk terus mendukung inisiatif semacam ini di masa akan datang.”
Materi yang diberikan selama penyuluhan berlangsung disampaikan oleh anggota Kelompok 3, yakni Yola. “Kegiatan ini tidak hanya membantu warga sekitar dalam meningkatkan hasil menanam mereka, tetapi juga memperkenalkan masyarakat kepada manfaat kesehatan dari tanaman TOGA dan mengelolanya menjadi jamu.” ujar Yola.
Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang melihat potensi kesehatan yang besar dari tanaman TOGA. Seluruh mahasiswa dan mahasiswi anggota Kelompok 3 KKN Universitas Abdurrab berharap agar kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan untuk membantu lebih banyak orang dalam menjaga kesehatan secara alami. Setelah kegiatan penyuluhan TOGA berakhir, semua pihak yang terlibat, baik anggota Kelompok 3 KKN Universitas Abdurrab maupun ibu-ibu PKK yang hadir, merasa puas karena telah terjadi dampak kontribusi positif bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang baru untuk pengembangan kebun dan kesehatan masyarakat. (Alfat)





