Edukasi Pembuatan Simplisia dan Sediaan Infusa dari Tanaman Herbal Jahe dan Kunyit Sebagai Alternative Pereda Nyeri Haid di SMA Setia Darma Pekanbaru

oleh -333 Dilihat
oleh

PEKANBARU – Dosen dari Universitas Abdurrab melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Setia Darma Pekanbaru dengan tema “Edukasi Pembuatan Simplisia dan Sediaan Infusa dari Tanaman Herbal Jahe dan Kunyit Sebagai Alternative Pereda Nyeri Haid” Selasa (5/11).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai penggunaan tanaman herbal yang aman di konsumsi, serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait kandungan tanaman herbal jahe dan kunyit yang dapat meredakan nyeri haid,” ujar Dosen dari Prodi Sarjana Farmasi di Universitas Abdurrab yaitu apt. Deri Islami, S. Farm., M.Si.

Para siswa sangat antusias mengikuti sesi edukasi ini, yang mencakup materi tentang manfaat tanaman herbal kuntit dan jahe, kandungan tanaman herbal, pembuatan simplisia dan praktek langsung pengelolaan tanaman herbal dengan metode infusa.

“Salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai swamedikasi dalam penanganan nyeri haid adalah jahe dan kunyit. Tanaman Jahe dapat menurunkan intensitas nyeri menstruasi karena jahe memilki kandungan yang menghambat biosintesis prostaglandin yaitu gingerol, ” tambahnya.

Sedangkan pada Kunyit mengandung senyawa curcumine dan anthocyanin yang dapat berfungsi sebagai pereda nyeri haid. Selain itu, pada pengabdan ini di berikan workshop pembuatan infusa yang merupakan salah satu proses ekstraksi yang aman dan bisa dilakuakan di rumah.

“Kami menyarankan untuk menggunakan tanaman-tanaman herbal dalam alternative pengobatan nyeri haid dibandingkan penggunaan obat-obat sintesis, ” tegasnya lagi.

Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Ibu mulyani S.Pd, menyambut positif kegiatan Pengabdian ini sebagai upaya untuk mendukung generasi muda lebih peduli akan keamanan dan keselamatan dalam penggunaan tanaman herbal.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari tim pengabdian kepada masyarakat. Edukasi seperti ini sangat penting dalam membantu siswa kami dalam pemanfaatan tanaman herbal sebagai swamedikasi pada penyakit ringan salah satunya nyeri Haid. Semoga siswa siswi dapat memahami manfaat dalam penggunaan herbal dan mengetahui cara penggunaannya agar menghasilkan efek yang baik bagi tubuh,” ungkapnya. (ZR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *