PEKANBARU – Rapat pimpinan TNI Polri di Provinsi Riau berlangsung Jumat pagi hingga petang hari tadi (8/3/2024) di salah satu hotel di Jalan Sudirman Pekanbaru. Kegiatan ini turut dihadiri oleh PJ Gubernur Riau, pejabat Forkompinda Riau, hingga Bupati-Walikota Se Provinsi Riau.
Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapim ini tindak lanjut dari pertemuan di tingkat nasional beberapa waktu lalu.
“TNI Polri harus mendukung semua kebijakan strategis untuk mewujudkan pembangunan di segala bidang. Ekonomi semakin maju, kesejahteraan semakin baik, keamanan, ketertiban masyarakat semakin dapat terpelihara, serta soliditas diantara semua pemangku kepentingan semakin kompak”, ucap jenderal bintang dua tersebut.
Dalam rapat pimpinan ini, TNI Polri didorong bisa menjaga proses demokrasi dan kerukunan, ditengah masyarakat. Hal ini perlu peran serta semua pihak, termasuk berbagai elemen masyarakat.
Tidak hanya itu, pihak keamanan juga diminta waspada, terhadap setiap perkembangan lingkungan strategis, baik skala global, nasional, maupun lokal. Jangan sampai, jika tidak diantisipasi, berdampak sampai kedaerah.
“TNI prima, Polri presisi. Sinergi TNI Polri adalah harga mati dan semakin menguat. Presiden menyampaikan, menyongsong Indonesia emas 2045 salah satu variabel utama adalah sinergi TNI dan Polri. Oleh karena itu lakukan secara konsisten,” jelas Irjen M Iqbal.
Dari rekapitulasi KPU Riau Kamis 7 Maret 2024, sebanyak tujuh kabupaten sudah selesai direkapitulasi. InsyaAllah hari ini atau besok Sabtu selesai. Kapolda Riau menyampaikan kepada yang hadir di rekapitulasi itu jangan juga mencari keadilan tapi melanggar hukum. Ada hak-hak konstitusi yang harus diletakkan pada kanal pada aturannya. Bukan lewat ngotot, hoaks, dan lain sebagainya.
Dari rapat pimpinan didaerah, diharapkan bisa merealisasikan rencana dan program pimpinan pusat, sehingga tujuan positif yang dicanabgkan bisa terlaksana dengan baik, untuk Indonesia dan Provinsi Riau yang lebih berkembang dan maju. (IRS17)





