Timpora Sidak TKA di 2 Perusahaan di Inhil

oleh -587 views

Jempolnews.id- Tembilahan- Operasi Gabungan Tim Pengawas Orang Asing (TIMPORA) Provinsi Riau mulai bergerak setelah dilepas oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau. Bertempat di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan.

Timpora mengadakan rapat internal sebelum terjun langsung ke lapangan. Koordinator Lapangan sekaligus Plt. Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kamalludin Abdul Fatah menyebutkan bahwa operasi gabungan kali ini hanya bersifat pembinaan dan menemukan kesalahan (pelanggaran) terhadap keberadaan TKA di perusahaan Indragiri Hilir.

“Saat ini hanya dilakukan pembinaan saja, jika ditemukan lagi TKA yang melanggar peraturan perundang-undangan baru kita proses dan beri penindakan tegas sesuai jenis pelanggaran.” Ujar Kamal.

” PT. Inhil Sarimas Kelapa (ISK) yang berada di Desa Sungai Sejuk, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau merupakan Target pertama Operasi Timpora” tambahnya lagi.

Diketahui PT ISK ini memiliki 1030 orang Tenaga Kerja Indonesia dan 3 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) berkebangsaan Philipina. setelah ditelusuri PT.ISK sudah tertib administrasi dalam penggunaan TKA. Tidak hanya pengesahaan dari Rencana Pengguaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) saja, namun PT. ISK juga rutin melaporkan berkas administrasi TKA seperti Paspor, Kitas dan IMTA ke Kantor Imigrasi Tembilahan.

Staff HRD PT. ISK, Eniju Safitri dan Aryanto menjelaskan 3 TKA tersebut diperjakan karena menimbang pada kemajuan perusahaan dan mereka ditempatkan pada bagian Produksi, Marketing dan Engineering.

” TKA tersebut kami tempatkan di beberapa bagian, yakni bagian Produksi, Marketing dan Engineering, karena menimbang pada kemajuan perusahaan” terangnya.

Target Operasi Kedua yakni PT. Kawan Sukses Makmur (KSM). Diketahui bahwa PT. KSM sudah tidak beroperasional lagi dikarenakan pasar diluar belum menerima produk. Namun PT.KSM memiliki 1 orang TKA yang rutin dilaporkan oleh pihak perusahaan ke Kantor Imigrasi Tembilahan.

Disnaker Provinsi Riau dan BIN yang merupakan anggota gabungan TIMPORA mengapresiasi PT. ISK dan PT.KSM yang telah taat mematuhi aturan penggunaan WNA.

Timpora berharap semua perusahaan yang menggunakan tenaga kerja asing mampu mematuhi regulasi dan aturan hukum yang telah ditetapkan dan tentunya harus proporsional agar tidak menutup kesempatan bagi TKI.(Zuhri)

No More Posts Available.

No more pages to load.