Polsek Pangkalan Kerinci Sosialisasikan Operasi Yustisi Polda Riau Satgas Pemburu Teking Covid 19

oleh -509 views

PELALAWAN-Dalam memutus rantai penularan Covid 19 yang saat ini semakin mewabah khususnya di Provinsi Riau, yang disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi himbauan pemerintah tentang protokoler kesehatan Covid 19, membuat Riau menjadi urutan ke 4 sebagai Provinsi dengan jumlah terbanyak pasien Positif Corona.

AKP Novaldi. S,sos M,si selaku Kapolsek Pangkalan Kerinci, Polres Pelalawan, memimpin langsung giat sosialisasi Operasi Yustisi Satgas Pemburu Teking Covid 19, Ahad (20/09/2020) malam.

“Polda Riau membentuk Satgas Pemburu Teking Covid 19 Operasi Yustisi, dengan menegakkan aturan serta pasal-pasal yang diatur dalam Undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia tentang Sanksi Pidana,” terangnya.

“Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan dan atau menghalangi Karantina Kesehatan yang mengakibatkan kedaruratan Kesehatan Masyarakat tertuang pada pasal 93 UU No.6 tahun 2018 serta Pasal 14 Ayat 1 tahun 1984 tentang ancaman pidana Menghalangi Pelaksanaan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, serta didukung oleh beberapa Pasal yang ada di KUHP bagi pelaksana tugas Sah dalam pelaksanan tugas di lapangan,” ujarnya.

Kabupaten Pelalawan sebagai urutan ke 2 di Provinsi Riau, yang jumlah pasien positif Corona terbanyak sehingga AKP. Novaldi. S,sos M,si selaku Kapolsek Pangkalan Kerinci, memimpin langsung giat Sosialisasi Operasi Yustisi Satgas Pemburu Teking Covid 19 Polsek.

“Satgas Pemburu Teking Covid 19 Operasi Yustisi Polsek Pangkalan Kerinci akan terus bergerak menindak tegas dan memberikan sanksi bagi warga maupun pelaku usaha yang tidak patuh terhadap protokoler kesehatan sesuai dengan perundang- undangan yang berlaku,” tambahnya.

“Hal ini dalam upaya memutus rantai penularan Virus Corona di masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Pangkalan Kerinci,” terangnya lagi.(Eni)

No More Posts Available.

No more pages to load.