Esensi Guru Penggerak, Berkolaborasi Dalam Lingkup Terkecil Paling Utama Sekolah

oleh -120 views

Pekanbaru – Menjadi guru penggerak, bukanlah ajang persaingan, melainkan bagaimana sebagai guru bersama bergerak menjadi agen perubahan di dunia pendidikan menuju Merdeka Belajar.

Hal ini dilakukan oleh Guru Penggerak angkatan 1, Junita, S.Pd, yang memaparkan bahwa esensi guru penggerak berkolaborasi bergerak bersama membentuk suatu pergerakan yang mampu menimbulkan aksi nyata yang positif, Sabtu, (5/2/2022).

Junita menjelaskan kepada calon guru penggerak angkatan ke 4, asal SD Negeri 35 Pekanbaru Harni Dasrianti, SPd.

“Pada program guru penggerak ini ada 3 modul, diantaranya modul 1 Paradigma, dan visi guru penggerak, modul 2 praktik pembelajaran yang berpihak pada murid seperti pembelajaran diferensiasi, KSE dan coaching. Dan terakhir Pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah mencakup aset dan pemberdayaan sumber daya lingkungan sekolah,” ungkap Junita.

Junita memaparkan bahwa nanti program dari guru penggerak ini n adalah Panen karya dimana setiap calon guru penggerak memiliki program spektakuler.

“Agar nantinya berdampak ke sekolah sehingga menjadi suatu perubahan yang luar biasa,” tambahnya lagi.

Eni Liberty SPd juga sharing dengan Junita selaku guru penggerak angkatan 1, apa kendala tersulit dalam menjalani program guru penggerak ini.

“Tidak ada kesulitan yang berarti, setiap kelompok ada 5 orang yang isi kepalanya pasti berbeda namun dapat disatukan dengan saling memahami dan saling menutupi kekurangan masing – masing serta saling mendukung agar tercipta kolaborasi antara pemangku kepentingan dan guru,” tutupnya. (Sas)

No More Posts Available.

No more pages to load.