Cegah Karhutla, Polsek Kerumutan Cek Alat Pemadam Api Perusahaan

oleh -128 views

Pelalawan – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Polsek Kerumutan, Polres Pelalawan, memastikan ketersediaan peralatan pemadam kebakaran dan Kelengkapan lainnya Milik PT. SLS (Sari Lembah Subur) di Gudang Damkar Milik PT sari lembah subur, Jumat, (05 /03).

Kapolsek Kerumutan Iptu Fajri Sentosa SH, M.H mengatakan, dari hasil pengecekan yang dilakukan Kanit Binmas Aipda Abel Tarigan, mereka telah menyiapkan peralatan yang memadai untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, baik embung tempat penampungan air, mesin Ministraker, selang, pakaian pemadam api, sepatu khusus untuk pemadaman api.

“Termasuk ketersediaan mobil tanki yang digunakan untuk pemadaman api area jauh yang tidak ada embung penampungan, bahkan ketersediaan alat pemadam api ringan di setiap ruangan,” tegas Kapolsek.

Dikatakan Iptu Fajri, selain ketersediaan peralatan pemadaman api, pihaknya juga melakukan pengecekan kelayakan alat tersebut guna memastikan alat berfungsi dengan baik sehingga telah dipastikan perusahaan ini memiliki alat pemadaman api yang lengkap dan berfungsi dengan baik.

“Kami bersama Kanit Binmas Aipda Abel Tarigan, Bhabinkamtibmas Bripka Mujiono, SH. dan Personil Babinsa koramil 15 KK serda Indra, Praka Roni Pasla, dihadiri juga Asisten Damkar PT SLS Dede dan Komandan Damkar Heri Pariyono, telah melakukan pengecekan ketersediaan alat pemadaman api di Perusahaan PT Sari lembah Subur dan semua alat pemadam kebakaran berfungsi dengan baik,” terangnya lagi.

Menurut Iptu Fajri pengecekan kelengkapan pemadaman ini sangat penting dilakukan mengingat masyarakat di kecamatan Kerumutan mayoritas petani, khusus peladang mereka biasanya melakukan Aktifitas Sehari hari diladang, ketika musim kemarau, sehingga pihaknya bersama pihak Perusahaan gencar melakukan himbauan agar waspada kebakaran hutan dan lahan.

“Kami tetap melakukan monitoring lapangan terutama aktivitas pertanian di Kecamatan Kerumutan ini guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan asap pekat,” tutup Iptu Fajri. (Eni)